Dinamis itu...

Dan hidup itu dinamis.
Dinamis itu tentang melepas dan memeluk, tentang yang lalu dan kini, yang pergi dan kembali.
Dinamis itu tentang menerima segala yang tak lagi sama.
Dinamis itu tentang belajar menjatuhkan hati sekali lagi.
Dinamis itu tentang merubah destinasi sesering mungkin ke bandar udara bernama Ahmad Yani.
*catatandibawahhujan*

Cerita Suatu Malam

Dialog kami malam ini tentang THR (Tunjangan Hari Raya). Bukan dari perusahan multi nasional yang menghadiahinya parcel lebaran besar kemarin atau ber-amplop-amplop berisi rupiah yang diterimanya dari instansi pemerintah demi menjaga citra baik mereka di media cetak tempatnya bertugas. Ini tentang sebuah blouse dan jeans yang diterimanya dari kekasihnya. Tanpa tendensi dia berkata: “diajak dadakan ke mall, terus disuruh milih suka yang mana, dan Mas-nya bilang THR kamu gitu..”. aku tercenung merasakan bahagianya. Adik perempuan bungsuku yang masuk ke kamar sampai terpesona. “kenapa mbak?” dan terkekeh sesaat setelah aku mengakhiri cerita. “yaelaaahhhh, biasa ajah kali ekspresinya. Adek juga dikasih THR koq..,” imbuhnya sembari menunjukkan seekor Panda sebesar dirinya di foto profil Blackberry Mesengger-nya. Jadi begitu yah… aku saja agaknya yang sudah lupa, kapan dihadiahi seseorang yang istimewa.
Lama setelahnya, ketika malam kian tinggi..
Seseorang yang istimewa…

Won't let you be the last to know...

Bahwasannya terhitung mulai tanggal 9 April 2012 berdasarkan SK Bupati yang ditandatangani Sekretaris Daerah aku dimutasi ke Dinas Pendidikan. Tapi secara resmi baru berkantor di sana hari ini. Demikian..